Selasa, 14 Desember 2010

IMM Adam Malik Feels the prehistoric experience in Sangiran site

Pada tanggal 12 desember 2010 seelah melakukan kegiatan Outbond, IMMawan dan IMMawati IMM Komisariat Adam Malik Fkomnifo memutuskan untuk mengunjungi Situs purbakala dan sejarah di Sangiran. Memang awalnya tidak direncanakan untuk berkunjung kesini, namun lantaran aji mumpung sudah tiba di sangiran, kenapa tidak uantuk bertandang. 



Situs Purbakala yang ada di Sangiran cukup besar, lebih mirip sebuah universitas dibandingkan situs sejarah. hehehe. Namun ada sesuatu yang menggangu saat tiba di museum purbakala ini. Ternyata situs sangiran masih dalap proses perbaikan. Sedikit menggnganggu memang lantaran suasana menjadi riuh dan masih berantakan. api untunglah, pengelola masih memperbolehkan kami untuk masuk ke dalam situs ini untuk melihat-lihat. Tidak semua bagian dari museum yang masih dalam perbaikan, ada beberapa tempa yang telah selesai diperbaiki dan langsung dinikmati oleh pengunjung. Walaupun begitu, entah karena masih dalam perbaikan ataupun penambahan bangunan baru, kami merasa kecewa tidak menyaksikan banyak fosil-fosil yang katanya berjumlah 13.086 koleksi. Meskipun demikian, ada beberapa fosil yang bisa kami lihat sehingga bisa sedikit menghilangkan kekecewaan kami. Tidak ada penjelasan apa pun dari para petugas ataupun staf di sana mengenai situs bersejarah tersebut. Alasan yang mereka kemukakan adalah bahwa kami tidak memberitahukan kedatangan kami sebelumnya kepada mereka dan waktu telah menunjukkan pukul 14.00 WIB, sehingga tidak tersedia staf maupun petugas yang bisa menjelaskan. 



Kawasan situs Sangiran menjadi salah satu objek wisata ilmiah yang sangat menarik untuk kami kunjungi dalam rangka menambah wawasan kami sebagai Kader Umat yang diuntut untuk berwawasan. Kami, ibaratnya duta muda yang harus mengenal dan memperkenalkan budaya Indonesia sehingga selayaknya dan sepantasnya mengenal betul sejarah keberadaan manusia Indonesia. Konon, fosil nenek moyang manusia Indonesia ditemukan di Sangiran yang sudah ditetapkan sebagai warisan dunia No. 593 oleh Komite World Heritage UNESCO pada tahun 1996. 

 berpose di Taman deapan Situs Purbakala





 Beberapa tahapan Perkembangan Manusia, menurut sejarah. Bukan yang di depan! rapi di dalam kaca itu..
 Jalan-jalan di lorong situs..

 Baru selesai diperbaiki. Dan kami adalah orang yang pertama kali berfoto. hehehe
 Selamat datang di Situs Purbakala Sangiran..

 Berfoto di depan box evolusi manusia



 Beli Cinderamata, IMMawati yang paling antusias...

Dan Kini saatnya pulang ke Solo unuk menceritakan pengalaman tak terlupakan di sangiran. NAIK PICK UP, hahahahaha.....

IMM Adam Malik held an Adventure in Sangiran

Minggu, 12 Desember 2010, Pimpinan dan Kader IMM Komisariat Adam Malik Fkominfo mengadakan kegiatan Tadabur alam bertajuk "IMM Adventure". Kegiatan ini dilangsungkan di Desa Sangiran, Sragen. Maksud diadakannya IMM Adventure adalah sebagai media untuk mempererat ukhuwah diantara pimpinan dan kader. Diharapkan dengan kegiatan ini tidak ada lagi konsep "senioritas" dan "junioritas". Partisipan tidak hanya datang dari Kader dan Pimpinan, namun juga datang dari pemuda-pemudi Warga setempat. Mereka yang tergabung dalam Karang Taruna ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan IMM Adventure dilakukan dengan sistem Outbond dimana para IMMawan dan IMMawati diminta menjelajah dan berkeliling desa dan memainkan suatu permainan di beberapa Pos yang tersedia.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan kegiatan awal adalah briefing oleh Panitia pelaksana dan Instruktur. Pembagian kelompok dengan ketentuan masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang dan erpisah antara kelompok IMMawan dan kelompok IMMawati. Alhasil, terbentuklah 4 kelompok yang masing-masing telah mempunyai nomor urut sendiri-sendiri.

Perjalanan menuju Pos pertama sangatlah jauh. Apalagi bila ditempuh dengan jalan kaki. IMMawan dan IMMawati dituntut untuk bersabar dan merasakan bagaimana perjalanan jauh ini. Ada salah satu IMMawan yang nyeletuk, "Huh, Jauh banget ya? Berasa jadi Sun Go kong yang ngambil Kiab Suci ke barat nih.. hehehe..". Yah, IMMawan, namanya Juga sangiran, tempat manusia purba ditemukan. jadi, semuanya juga musti tradisional kan? ^^

Namun, lihatlah apa yang dilakukan oleh beberapa IMMawan dan IMMawati ini, mereka mengobati rasa lelah mereka dengan berfoto. Sah-sah saja sih, tapi apa ya dengan berfoto bisa ilang rasa capeknya?

Ditengah perjalanan, kami tertarik oleh sebuah tugu kecil. Menurut salah satu IMMawan yang tinggal di Sangiran, Tugu ini adalah tugu penggalian/penemuan manusia purba di Sangiran. Informasi lain bahwa Tugu ini juga merupakan simbol bahwa ditempat berdirinya, merupakan tempat Karebet a.k.a Joko Tingkir pernah bersemedi.
Let's take a picture..
IMMawan dan IMMawati berfoto di Tugu Penggalian Manusia Purba 

Sampai di Pos 1, Lantaran belum sarapan, IMMawan dan IMMawati memutuskan unuk sarapan terlebih dahulu. Menunya memang sangat sederhana, namun insyaAllah cukup untuk menambah tenaga perjalanan berikutnya. Lihat juga sisi lainnya, jarang sekali kita bisa sarapan bersama dengan anggota IMM dengan jumlah yang banyak seperti ini. 



Sarapan usai, maka lanjut ke sesi acara inti yakni Outbond. Namun sebelum Outbond dimulai, sambil menunggu Instruktur menuju ke Pos penjagaan, para peserta dipimpin oleh instruktur dari Korps Insruktur IMM Cabang Surakarta mengadakan ice breaking agar suasana menjadi cair. Ice breaking yang diberikan Instruktur awalnya dianggap sebagai senam yang dapat memperlancar aliran darah. Namun ternyata, senam dengan gerakan menepuk-nepuk punggung sisi tangan adalah senam IDIOT. hahaha, it's fun to be Idiot, isn't it?

Permainan di Pos satu yang jarak tempuhnya lumayan jauh dari tempat awal akan dipimpin oleh dua instruktur yakni IMMawan Eka dan IMMawan Amin. permainannya adalah mengangkat sebuah botol mineral kosong yang telah tertancap di tanah tanpa mengugunakan tangan (sentuhan langsung). Namun harus menggunakan media berupa tali. Prinsipnya, ujung tali diikatkan pada botol dan ujung tali yang satunya digunakan unuk mengangkat botol tersebut. Butuh ketelitian dan kerjasama yang tinggi untuk melakukannya. 




Filosofi dari permainan ini adalah : Bagaimana keempat orang ini menyamakan tujuannya (dalam permainan ini mengantarkan botol ke garis finish) agar apa yang mereka bawa bisa sampai pada tujuannya. keempat orang ini harus mampu menyamakan pemikiran, siapa yang harus menjadi pemimpin mereka. Pemimpin bertugas untuk mengarahkan partnernya agar sejalan dan bisa bersama-sama menuju garis finish. Pemimpin hanya sau orang agar dalam pelaksanaanya tidak terdapat lebih dari 1 komando. Bila terdaapat lebih dari satu komando, akan dipastikan apapun yang dipimpinnya akan hancur. 

Setelah permainan pertama usai (yang dimenangkan oleh kelompok IMMawan Miftah, IMMawan Amin, IMMawan Budi dan IMMawan Rio) lanjut pada permainan kedua yang lagi-lagi menuntut IMMawan dan IMMawati peserta untuk berjalan kaki. Sampai pada sebuah bangunan besar dengan pintu airnya yang amat tinggi, Peserta outbond memutuskan untuk istirahat sebentar lantaran lelah dan hawa yang amat panas (semangat!). apa yang mereka lakukan? BERFOTO.


Tak selang berapa lama, Instruktur meminta kami untuk meneruskan perjalanan (thu kan bener, kayak Sun Go Kong, hehehe). Kali ini perjalanannya cukup singkat. Permainan kedua ini IMMawan dan IMMawati dituntut untuk bermain dengan air. wah, bakal basah-basahan nih.. permainan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimainkan oleh kelompok IMMawati dan sesi kedua dilakukan oleh Kelompok IMMawan. Dalam permainan ini, IMMawan & IMMawati bertugas untuk mengisi sebuah gelas air mineral dengan air. Namun alat yang dipakai untuk mengisi adalah gelas plastik yang bolong. IMMawan dan IMMawati diajarkan untuk bagaimana bersikap sportif dan sabar.





Acara Outbond sebenarnya masih ada satu sampai dua permainan. Namun lantaran sudah masuk waktu dzuhur dan makan siang, terpaksa dua permainan ditiadakan. Sebelum kembali ke Base Camp, IMMawan dan IMMawati terlebih dahulu menuju ke tempat start, kenapa? mereka harus memberesakan sampah yang mereka bikin sendiri saat sarapan tadi sekaligus evaluasi kegiatan Outbond. Pokoknya, dateng bersih, pulang juga harus bersih. hehehehe...




Dan setelah semua peserta mandi, bersih2 base camp (Rumah IMMawan Amir), dan melaksanakn Ibadah shalat Dzuhur, kita siap-siap pulang..


Mobil Mewah Masih Nikmati Premium

Rapat pembahasan pengendalian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi antara pemerintah dan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati penundaan implementasi program itu pada akhir kuartal pertama atau Maret 2011. Keputusan itu mundur dari usulan pemerintah pada 1 Januari 2011.

Dari delapan fraksi yang hadir dan memberikan pandangannya, hanya satu yang menolak. Tujuh fraksi menyetujui dengan catatan menunda pelaksanaannya, sedangkan satu fraksi, PDI Perjuangan, menolak karena belum ada kajian komprehensif.
Penundaan implementasi pembatasan BBM bersubsidi itu membuat sejumlah mobil pribadi berpelat hitam masih memilih untuk menggunakan Premium.

Berdasarkan pantauan VIVAnews.com, banyak mobil-mobil mewah yang mengisi tangki kendaraannya dengan BBM jenis Premium. Berbagai alasan mereka ungkapkan mengapa tetap menggunakan BBM subsidi tersebut.

Ada yang beralasan menggunakan Premium untuk dicampur dengan Pertamax agar lebih ekonomis. Namun, banyak di antara mereka yang memutuskan tetap menggunakan Premium tanpa alasan yang jelas, hanya karena memang belum dilarang.

"Belum pakai Pertamax, tunggu nanti mengikuti peraturan saja. Selama masih bisa pakai, ya pakai," ujar Rudi (56 tahun), seorang konsumen BBM di SPBU kawasan Rempoa yang mengisi tangki mobil mewahnya dengan Premium.

Sikap berbeda ditunjukkan Abi (23 tahun), seorang pengendara motor yang justru enggan menggunakan Premium karena menurut dia kualitasnya tidak sebagus Pertamax. "Lebih enak saja pakai Pertamax, karena dengar kabar Premium sering tidak bagus," ujarnya.

Abi juga menyetujui adanya program pembatasan BBM bersubsidi, karena selama ini dinilai kurang tepat sasaran. Namun, dia berharap pemerintah ikut membenahi sarana transportasi umum agar lebih baik, sehingga masyarakat tidak hanya beralih ke Pertamax. Tapi, publik juga bisa beralih menggunakan kendaraan umum untuk menghemat penggunaan BBM.

Sementara itu, pengendara kendaraan roda empat lainnya, Dedi (53 tahun) beralasan menggunakan Premium karena mobilnya tidak tergolong mewah. Namun, dirinya tidak keberatan kalau akhirnya seluruh mobil pelat hitam diharuskan menggunakan Premium asalkan subsidi bisa tepat sasaran.

"Kalau sudah ditentukan, ya mau nggak mau. Namanya peraturan saya nggak masalah, daripada jadi masalah dengan hukum," ujar Dedi.

Selain itu, Wawan (39 tahun), salah seorang operator di SPBU kawasan Cilandak mengatakan, banyak mobil mewah yang masih menggunakan Premium. Bahkan, mereka mengisi penuh (full tank), seperti mobil merek Mercedes Benz, Honda, dan Toyota Alphard.
Padahal, dirinya selalu menawarkan agar membeli Pertamax supaya laju kendaraan lebih enak. Namun, sebagian konsumen mobil mewah itu cenderung menolak. "Mereka jawabnya, ya Pertamax lebih enak, tapi kurang ekonomis," tutur Wawan.

Analis: Liriklah Saham Batu Bara

Setelah gagal rebaound, Indeks Harga Saham Gabungan kemarin ditutup melemah tipis 2,566 poin (0,07 persen) ke level 3.689,666. Indeks saham Rabu ini, 15 Desember 2010, diperkirakan masih bergerak pada level 3.650-3.710 atau 3.665-3.725

"Kita masih menunggu dulu, meski regional naik tapi indeks belum kelihatan akan naik," kata Analis Universal Broker Satrio Utomo. Sejumlah investor,lanjutnya, diperkirakan masih melakukan aksi tunggu pada perdagangan hari ini. "Masih tergantung pasar regional," ujar Satrio.

Aksi tunggu itu dilakukan lantaran saham-saham unggulan masih dipatok pada harga tinggi. "Saya masih ngeri melihat Astra (PT Astra International Tbk),"  kata dia. Saham dengan kode ASII ini kemarin ditutup menguat ke Rp52.800.

Dia juga memperkirakan bahwa pergerakan saham perbankkan belum menjanjikan. "Kemarin hanya Bank Mandiri saja yang kelihatan baik. Bank Central Asia dan lainnya belum kelihatan," kata dia.

Satrio menduga naiknya saham Bank Mandiri lebih banyak didorong oleh rencana penerbitan saham baru (rights issue) yang akan dilakukan pada Januari mendatang.  Lantaran cuma Mandiri yang mau jual saham barum, maka "Dia naik sendirian," kata dia.

Investor juga diperkirakan akan memperhatikan isu penundaan pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi, dari rencana semula awal Januari menjadi Maret 2011. Satrio mengatakan, mundurnya pembatasan BBM akan menambah sentimen positif pasar.

"Paling tidak, untuk jangka pendek ekspektasi kenaikan inflasi akan berkurang," kata dia.

Meski dibayangi kewajiban pasok domestik sebesar 38 persen produksi atau 90 juta ton pada tahun depan, Satrio masih merekomendasikan saham-saham komoditas batu bara. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), misalnya, hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran Rp40.900. Lalu saham PT Perusahaan Batubara Bukit Asam (PTBA) yang bergerak pada level Rp20.900 - Rp21000.

"Saya sebenarnya masih khawatir dengan saham PT United Tractors Tbk, tapi selama saham PT Bumi Resources Tbk belum rontok, batu bara masih oke,"  kata dia. 
from VIVAnews

Politik 10 Kontroversi Marzuki Alie di DPR

Sejak bulan pertama menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie sudah membuat kontroversi. Terakhir, Marzuki Alie mengundang kecaman luas karena komentarnya soal tsunami di Mentawai.

VIVAnews mencatat, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu setidaknya telah sepuluh kali melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.
Berikut rinciannya:

1.
26 Oktober 2009, atau baru tiga minggu menjadi Ketua DPR. Hari itu, Marzuki menyatakan dukungan untuk menaikkan gaji menteri. “Masak tidak boleh naik. Bagaimana sih,” kata Marzuki. “Kalau sudah lima tahun harga naik berlipat-lipat. Gaji tidak naik terus bagaimana," kata Marzuki pada 26 Oktober 2009 itu.

2.
27 Oktober 2009, Marzuki Alie membatalkan sepihak rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan dan rapat kerja Komisi VIII dengan Menteri Agama. "Sekretariat (DPR) kemarin meminta rapat dibatalkan atas instruksi Ketua DPR, sampai waktu yang tidak ditentukan," ujar Ketua Komisi IX, Ribka Tjiptaning, memberi keterangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 28 Oktober 2009.

Pembatalan macam ini baru pertama kali terjadi selama Ribka menjabat sebagai Ketua Komisi sejak tahun 2004. Marzuki Alie menanggapi, ia sama sekali tidak berniat untuk melarang komisi memanggil menteri. Namun ia meminta agar pemanggilan menteri disertai dengan perencanaan yang baik, inventarisasi masalah yang jelas, sehingga tidak dadakan dan simptomatis.

3. 17 November 2009, Marzuki Alie tidak hadir di rapat paripurna DPR yang seharusnya mengagendakan pembacaan usul hak angket Kasus Bank Century. Akibatnya, usul itu tak dibahas di rapat, meski akhirnya rapat konsultasi empat pimpinan DPR lain menyepakati dibahas pekan berikutnya.

"Kami curiga adanya penghambatan oleh Ketua DPR, seperti pada kasus pemanggilan Menkes oleh Komisi IX terdahulu yang dibatalkan secara sepihak oleh Ketua DPR," ujar Maruarar Sirait, inisiator usul hak angket kasus Bank Century.

4. 21 Januari 2010, Marzuki Alie secara sepihak menghadiri pertemuan tertutup Presiden SBY dengan sejumlah petinggi lembaga negara di Istana Bogor. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan, "Kami tidak merasa terwakili dalam pertemuan itu."

5. 2 Maret 2010, Marzuki Alie secara sepihak menghentikan rapat paripurna DPR yang membahas rekomendasi Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century.
"Saya sudah mendengarkan beberapa orang yang melakukan interupsi konteksnya di luar agenda. Mereka minta langsung memutuskan," kata Marzuki.

Marzuki tak mengajak bicara pimpinan lain karena menganggap agenda sudah selesai. Dia menolak dikatakan otoriter. "Kita bicara dengan dasar, saya bicara atas dasar tata tertib DPR, apa yang salah?" kata dia.

6. 3 Maret 2010, saat memimpin rapat lobi membahas rekomendasi Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century, Marzuki Alie beberapa kali menerima telepon.
"Saat memimpin rapat pun dia ditelepon dan mengangkat telepon itu," kata salah satu pimpinan fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), Syarifuddin Sudding.

Siapa yang menelepon Marzuki Alie? "Saya rasa itu orang yang sangat penting sebab dia lagi memimpin rapat, ditelepon, dia mengangkat telepon itu. Dia tidak menyerahkan pimpinan rapat  pada pimpinan lain," kata Syarifuddin.

7.
23 Agustus 2010, Marzuki Alie, menilai bahwa remisi yang diberikan pemerintah kepada mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia yang juga besan Presiden SBY, Aulia Tantowi Pohan, telah memenuhi aturan. Marzuki bahkan memandang Aulia yang notabene merupakan besan Presiden itu, tak layak disebut koruptor.

"Aulia  bukan koruptor. Tapi ia ikut kena pasal. Koruptor itu kan makan uang negara, sementara dia cuma ikut membuat kebijakan," ujar Marzuki.

Besoknya, Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP menyatakan, "Bagi KPK, Aulia Pohan sudah melalui proses hukum dan KPK menuntut dia dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi."

8.
15 September 2010, Marzuki menyatakan, jangan melihat studi banding ke luar negeri anggota DPR sebagai suatu bentuk pemborosan.
"Karena ini mereka melakukan pengabdian, tugas," kata Marzuki. "Kenapa tugas? Mereka harus mendapatkan banyak referensi dalam menyelesaikan rancangan undang-undang."

Apalagi, angka anggaran itu merupakan aturan standar perjalanan dinas yang dibuat Kementerian Keuangan. "Ada surat Menteri Keuangan yang mengatur perjalanan dinas itu," kata Marzuki. Dan Anggota DPR dalam perjalanan dinas itu mendapatkan uang harian, uang penginapan, dan transportasi. "Terus terang saja, kalau ke Eropa, uang harian itu nggak cukup," kata Marzuki.

9. 6 Oktober 2010, Marzuki Alie bersama empat pimpinan DPR lain mengundang calon Kepala Kepolisian Komisaris Jenderal Timur Pradopo ke DPR padahal Komisi III DPR belum melakukan uji kelayakan atas Timur. Sejumlah anggota Komisi III lalu meneken mosi tak percaya pada Marzuki.

"Komisi III ini lebay ya, mengurusi kerjaan orang," kata Marzuki mengomentari balik mosi tak percaya itu. Marzuki pun menilai pemanggilan Timur tidak salah dan sesuai tata tertib.

10.
27 Oktober 2010, Marzuki mengomentari bencana tsunami di Mentawai sebagai berikut: ”Mentawai itu, kan pulau. Jauh itu. Pulau kesapu dengan tsunami, ombak besar, konsekuensi kita tinggal di pulaulah." Dan menurut Marzuki, sebaiknya mereka direlokasi ke daratan.

Dan untuk yang terakhir ini, rekan separtai Marzuki, Ruhut Sitompul, turut kecewa. "Saya dari dulu melihat sudah tidak cocok dan saya kira Partai Demokrat akan memikirkan apakah Marzuki perlu dibiarkan atau diganti dari Ketua DPR," kata Ruhut di Gedung DPR, Senin 1 November 2010.
from : VIVAnews