Selasa, 14 Desember 2010

IMM Adam Malik held an Adventure in Sangiran

Minggu, 12 Desember 2010, Pimpinan dan Kader IMM Komisariat Adam Malik Fkominfo mengadakan kegiatan Tadabur alam bertajuk "IMM Adventure". Kegiatan ini dilangsungkan di Desa Sangiran, Sragen. Maksud diadakannya IMM Adventure adalah sebagai media untuk mempererat ukhuwah diantara pimpinan dan kader. Diharapkan dengan kegiatan ini tidak ada lagi konsep "senioritas" dan "junioritas". Partisipan tidak hanya datang dari Kader dan Pimpinan, namun juga datang dari pemuda-pemudi Warga setempat. Mereka yang tergabung dalam Karang Taruna ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan IMM Adventure dilakukan dengan sistem Outbond dimana para IMMawan dan IMMawati diminta menjelajah dan berkeliling desa dan memainkan suatu permainan di beberapa Pos yang tersedia.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan kegiatan awal adalah briefing oleh Panitia pelaksana dan Instruktur. Pembagian kelompok dengan ketentuan masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang dan erpisah antara kelompok IMMawan dan kelompok IMMawati. Alhasil, terbentuklah 4 kelompok yang masing-masing telah mempunyai nomor urut sendiri-sendiri.

Perjalanan menuju Pos pertama sangatlah jauh. Apalagi bila ditempuh dengan jalan kaki. IMMawan dan IMMawati dituntut untuk bersabar dan merasakan bagaimana perjalanan jauh ini. Ada salah satu IMMawan yang nyeletuk, "Huh, Jauh banget ya? Berasa jadi Sun Go kong yang ngambil Kiab Suci ke barat nih.. hehehe..". Yah, IMMawan, namanya Juga sangiran, tempat manusia purba ditemukan. jadi, semuanya juga musti tradisional kan? ^^

Namun, lihatlah apa yang dilakukan oleh beberapa IMMawan dan IMMawati ini, mereka mengobati rasa lelah mereka dengan berfoto. Sah-sah saja sih, tapi apa ya dengan berfoto bisa ilang rasa capeknya?

Ditengah perjalanan, kami tertarik oleh sebuah tugu kecil. Menurut salah satu IMMawan yang tinggal di Sangiran, Tugu ini adalah tugu penggalian/penemuan manusia purba di Sangiran. Informasi lain bahwa Tugu ini juga merupakan simbol bahwa ditempat berdirinya, merupakan tempat Karebet a.k.a Joko Tingkir pernah bersemedi.
Let's take a picture..
IMMawan dan IMMawati berfoto di Tugu Penggalian Manusia Purba 

Sampai di Pos 1, Lantaran belum sarapan, IMMawan dan IMMawati memutuskan unuk sarapan terlebih dahulu. Menunya memang sangat sederhana, namun insyaAllah cukup untuk menambah tenaga perjalanan berikutnya. Lihat juga sisi lainnya, jarang sekali kita bisa sarapan bersama dengan anggota IMM dengan jumlah yang banyak seperti ini. 



Sarapan usai, maka lanjut ke sesi acara inti yakni Outbond. Namun sebelum Outbond dimulai, sambil menunggu Instruktur menuju ke Pos penjagaan, para peserta dipimpin oleh instruktur dari Korps Insruktur IMM Cabang Surakarta mengadakan ice breaking agar suasana menjadi cair. Ice breaking yang diberikan Instruktur awalnya dianggap sebagai senam yang dapat memperlancar aliran darah. Namun ternyata, senam dengan gerakan menepuk-nepuk punggung sisi tangan adalah senam IDIOT. hahaha, it's fun to be Idiot, isn't it?

Permainan di Pos satu yang jarak tempuhnya lumayan jauh dari tempat awal akan dipimpin oleh dua instruktur yakni IMMawan Eka dan IMMawan Amin. permainannya adalah mengangkat sebuah botol mineral kosong yang telah tertancap di tanah tanpa mengugunakan tangan (sentuhan langsung). Namun harus menggunakan media berupa tali. Prinsipnya, ujung tali diikatkan pada botol dan ujung tali yang satunya digunakan unuk mengangkat botol tersebut. Butuh ketelitian dan kerjasama yang tinggi untuk melakukannya. 




Filosofi dari permainan ini adalah : Bagaimana keempat orang ini menyamakan tujuannya (dalam permainan ini mengantarkan botol ke garis finish) agar apa yang mereka bawa bisa sampai pada tujuannya. keempat orang ini harus mampu menyamakan pemikiran, siapa yang harus menjadi pemimpin mereka. Pemimpin bertugas untuk mengarahkan partnernya agar sejalan dan bisa bersama-sama menuju garis finish. Pemimpin hanya sau orang agar dalam pelaksanaanya tidak terdapat lebih dari 1 komando. Bila terdaapat lebih dari satu komando, akan dipastikan apapun yang dipimpinnya akan hancur. 

Setelah permainan pertama usai (yang dimenangkan oleh kelompok IMMawan Miftah, IMMawan Amin, IMMawan Budi dan IMMawan Rio) lanjut pada permainan kedua yang lagi-lagi menuntut IMMawan dan IMMawati peserta untuk berjalan kaki. Sampai pada sebuah bangunan besar dengan pintu airnya yang amat tinggi, Peserta outbond memutuskan untuk istirahat sebentar lantaran lelah dan hawa yang amat panas (semangat!). apa yang mereka lakukan? BERFOTO.


Tak selang berapa lama, Instruktur meminta kami untuk meneruskan perjalanan (thu kan bener, kayak Sun Go Kong, hehehe). Kali ini perjalanannya cukup singkat. Permainan kedua ini IMMawan dan IMMawati dituntut untuk bermain dengan air. wah, bakal basah-basahan nih.. permainan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimainkan oleh kelompok IMMawati dan sesi kedua dilakukan oleh Kelompok IMMawan. Dalam permainan ini, IMMawan & IMMawati bertugas untuk mengisi sebuah gelas air mineral dengan air. Namun alat yang dipakai untuk mengisi adalah gelas plastik yang bolong. IMMawan dan IMMawati diajarkan untuk bagaimana bersikap sportif dan sabar.





Acara Outbond sebenarnya masih ada satu sampai dua permainan. Namun lantaran sudah masuk waktu dzuhur dan makan siang, terpaksa dua permainan ditiadakan. Sebelum kembali ke Base Camp, IMMawan dan IMMawati terlebih dahulu menuju ke tempat start, kenapa? mereka harus memberesakan sampah yang mereka bikin sendiri saat sarapan tadi sekaligus evaluasi kegiatan Outbond. Pokoknya, dateng bersih, pulang juga harus bersih. hehehehe...




Dan setelah semua peserta mandi, bersih2 base camp (Rumah IMMawan Amir), dan melaksanakn Ibadah shalat Dzuhur, kita siap-siap pulang..


0 komentar:

Posting Komentar